Mataram, Universitas Mataram – Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (FK Unram) kembali menorehkan prestasinya dengan melahirkan sejumlah 17 Dokter baru pada hari Rabu, 12 Oktober 2022 di Aula dr. Yunita Sabrina, FK Unram.

“Di sumpah dokter yang ke-45 hari ini yang akan diambil sumpahnya 17 orang. 17 Ananda calon dokter baru ini telah melalui Ujian Kompetensi Nasional Dokter Indonesia pada periode Agustus 2022,” terang Wakil Dekan Bidang Akademik FK Unram, dr. Arfi Syamsun, Sp.KF., M.Si. Med.

Dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter ke – 45 tersebut, Dokter Spesialis Forensik itu melaporkan jika persentase kelulusan dokter FK Unram yakni 86%, masih di atas persentase rata-rata nasional. Dan hingga pada saat ini terdapat total kelulusan dokter sebanyak 763 orang dari FK Unram.

Selanjutnya dr. Hamsu Kadriyan, Sp.T.H.T.K.L(K)., M.Kes. selaku Dekan FK Unram mengambil sumpah dan melantik dokter baru.

Wakil Rektor 1 (WR 1) Unram, Agusdin, S.E., MBA., DBA. dalam sambutannya turut mengapresiasi capaian FK Unram. Ia juga berpesan kepada para dokter baru yang telah dilantik untuk menjalankan profesinya dengan bertanggung jawab.

“Profesi dokter adalah profesi yang mulia, jalankanlah tugas kalian sebagai dokter yang profesional dan amanah. Jangan berhenti menimba ilmu dan mengikuti perkembangan teknologi saat ini. Dan Anda harus menjadi dokter yang peka terhadap permasalahan masyarakat, taat pada aturan dan norma yang berlaku, senantiasa menjunjung tinggi keselamatan pasien, mengutamakan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, selalu berpikir dan berkarya untuk kualitas profesi dan pengabdian kepada kemanusiaan,” pesan Agusdin.

Di samping itu, dr. Hamsu menyampaikan berkaitan dengan peningkatan SDM bidang kedokteran, FK Unram kedepannya akan menambah kuota penerimaan mahasiswa baru sekitar 30%. Hal ini didasari surat keputusan bersama yang telah ditandatangani Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta Menteri Kesehatan, yang meminta semua FK di setiap perguruan tinggi Indonesia untuk menambah daya tampung. Demi menyeimbangkan rasio profesi dokter dengan jumlah penduduk Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan bertambahnya 17 orang dokter baru, dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara khusus di NTB,” ucap Dekan FK Unram.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., MH. dan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah NTB, dr. Rohadi, Sp.BS(K), FICS, FINPS. Yang mana dr. Rohadi menegaskan kepada dokter baru bahwa dalam menjalankan tugas profesinya harus tetap berdasar pada etika profesi dan sumpah dokter yang telah diucapkan.