Mataram, Universitas Mataram – Universitas Mataram (Unram) meluluskan 966 orang wisudawan pada wisuda periode Desember 2021 di Auditorium M. Yusuf Abubakar Unram pada Rabu, 15 Desember 2021. Wisuda periode Desember 2021 ini dilaksanakan secara langsung atau luring karena mempertimbangkan kondisi pandemi yang berangsur membaik. Namun, para wisudawan/wisudawati belum bisa didampingi oleh orang tua dan keluarga.

Rektor Unram, Prof. Dr. H. Lalu Husni, SH., M.Hum., menyampaikan, pihaknya tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan warga kampus, mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan serta masyarakat sekitarnya sehingga kegiatan tatap muka harus tetap dilakukan secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ia mengucapkan selamat kepada para wisudawan/wisudawati karena telah berhasil menyelesaikan studi di Unram dengan baik dan tepat waktu.

“Kerja keras bertahun-tahun yang saudara lakukan telah membuahkan hasil. Tidak terasa pada hari ini Saudara telah berhasil melewati semua tantangan dan rintangan selama selama belajar di kampus Unram. Kepada orang tua para wisudawan/wisudawati, saya juga menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas keberhasilan putra/putri Bapak/Ibu menempuh pendidikan di Unram,” ujarnya.

Di wisuda kali ini, Unram meluluskan 966 orang wisudawan yang terdiri dari dua orang Doktor (S-3), 49 orang Magister (S-2), 865 orang Sarjana (S1), 16 orang Ahli Madya (D-3), dan 34 orang Profesi. Dari 966 orang wisudawan tersebut, sebanyak 151 orang berasal dari Fakultas Ekonomi, 106 orang dari Fakultas Pertanian, 84 orang dari Fakultas Peternakan,116 orang dari Fakultas Hukum, 240 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 57 dari Fakultas Teknik, 32 orang dari Fakultas MIPA, 42 dari Fakultas Kedokteran, 43 orang dari Fakultas Teknologi Pertanian dan Agroindustri, 44 orang dari Program Studi di bawah Rektor.

Dari 865 orang wisudawan/wisudawati Program Sarjana, 89,21 persen memperoleh predikat sangat memuaskan, 9,16 persen memperoleh predikat memuaskan. Sementara itu, 49 orang Magister (S-2), 2 persen memperoleh predaikat Cum Laude, 86,27 persen sangat memuaskan, dan 11,76 persen memuaskan. Adapun dua orang lulusan doktor mendapat predikat sangat memuaskan.

Salah satu Wisudawan dengan predikat Cum Laude pada wisuda periode Desember 2021 adalah Kepala Biro Umum dan Keuangan Unram (BUK). H. Aman, SP., MM selaku Kepala BUK Unram berhasil menamatkan studi S2 Manajemen dalam waktu cukup singkat yaitu 1 tahun 9 bulan dan berhasil meraih predikat lulusan terbaik dengan IPK 3, 96.

Lebih lanjut, Prof. Husni menyampaikan, dunia saat ini mengalami era disrupsi yaitu sebuah era di mana terjadinya inovasi dan perubahan secara besar-besaran dan secara mendasar atau fundemental mengubah semua sisitem, tatanan dan yang ada beralih kepada cara-cara baru. Perubahan tersebut terjadi hampir pada semua sektor termasuk sektor pendidikan.

Dalam dunia pendidikan, dirupsi teknologi menuntut perguruan tinggi untuk menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan zamannya. Membuat penguasaan ilmu tidak lagi linier, bukan hanya multi, atau interdisiplin ilmu, tetapi transdispilin bidang dan ilmu. Selain itu, perguruan tinggi harus menghasilkan SDM bertalenta salah satunya dalam bidang teknologi. Sifat dari SDM bertalenta adalah siap mendisrupsi dan mampu mendisrupsi. Bukan beradaptasi dengan disrupsi melainkan menjadi pemimpin dengan kemampuan mendisrupsi.

“Strategi menghadapi disrupsi seperti berjalan di atas api. Selain perlunya memiliki kemampuan bergerak dengan cepat, juga perlu menjaga keseimbangan dalam berjalan menapakinya agar tidak jatuh dan terbakar. Begitulah gambaran era ini. Mereka yang bisa menyesuaikan akan bisa bertahan, namun sebaliknya bagi yang tidak bisa akan tergerus dan terpinggirkan,” jelas Prof. Husni.

Untuk menghadapi era disrupsi ini, pembentukan hard skill pada proses pengajaran di perguruan tinggi dengan mengintegrasikan penggunaan teknologi agar tercipta daya saing dan inovasi mutlak diperlukan. Karena itu, kata Rektor, dalam rangka mempersiapkan lulusan Unram yang mampu bersaing di era disrupsi, Unram telah membentuk Inkubator Bisnis dan Inovasi (Kubinov) sebagai wadah untuk mencetak startup-startup yang mampu bersaing di pasar global dan hilirisaisi hasil riset dosen dan mahasiswa Unram.
Selain itu program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dicanangkan oleh Kemendikbudristek sedang dan terus diupayakan baik yang: (1) mengambil mata kuliah di luar prodi baik di dalam maupun di luar kampus, (2) mengikuti kegiatan magang/praktek di industry, (4) mengikuti kegiatan proyek di desa, (5) mengikuti kegiatan pertukaran mahasiswa antar Perguruan Tinggi (6) mengikuti kegiatan penelitian/riset, (7) mengikuti kegiatan kewirausahaan, (8) mengikuti kegiatan studi/proyek independen, (9) mengikuti kegiatan proyek kemanusiaan, (10) mengikuti kegiatan mengajar di sekolah.

Prof. Husni menyampaikan, dengan adanya program MBKM ini, lulusan Unram diharapkan bisa memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas serta mampu meningkatkan soft skill seperti: karakter, integritas, etos kerja dan kemampuan bekerjasama, komunikasi, kecerdasan emosi, berpikir kritis, manajemen waktu, disiplin, percaya diri, tanggung jawab, komitmen, control diri, dan lainnya.

“Wisuda bukanlah akhir, namun sebaliknya wisuda merupakan langkah awal untuk mengamalkan ilmu yang sudah Saudara dapatkan di kampus ini, gunakanlah ilmu saudara untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks ke depan,” ujar Rektor.

Menurut Prof. Husni, lulusan perguruan tinggi jangan hanya menjadi pencari lapangan kerja, tetapi juga harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja. Terlebih di era milenial ini, peluang menciptkan kerja sangat banyak terutama dengan memanfaatkan teknologi digital dengan ide-ide kreatif dan inovatif.

“Karena itu, para wisudawan/wisudawati harus mempunyai kompetensi baik hard skill maupun soft skill yang dilengkapi dengan jiwa leadership dan kepribadian yang kuat. Dengan itu semua, saudara bisa berkarya menciptakan inovasi baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat luas,” ujarnya.