Mataram, Universitas Mataram – Universitas Mataram (Unram) menggelar Rapat Terbuka Senat sebagai acara puncak Dies Natalis yang ke-59 pada Sabtu, 2 Oktober 2021. Acara ini dihadiri oleh Rektor, para wakil rektor, ketua senat beserta anggotanya, serta beberapa tamu undangan baik dari civitas akademika Universitas Mataram maupun para pimpinan di instansi-instansi dan lembaga-lembaga yang ada di Nusa Tenggara Barat. Acara ini disiarkan langsung di channel YouTube Universitas Mataram dan disaksikan oleh lebih dari 1000 orang.

Dalam pidatonya, Rektor Unram, Prof. Dr. Lalu Husni, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa Universitas Mataram turut berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dengan berbagai inovasi, salah satunya adalah dengan berkolaborasi bersama Laboratorium Hepatika Mataram menciptakan salah satu tes antigen yang bernama Entram.

“Untuk mendukung kebijakan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dicanangkan oleh Kemendikbudristek, Unram telah mengimplementasikan MBKM sesuai Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan mengeluarkan delapan Peraturan Rektor dan empat Keputusan Rektor,” ujar Rektor.

Pada level nasional, posisi UNRAM cukup baik yakni berada pada klaster ke-2 dari 5 klaster yang diklasterisasi oleh Kemendikbudristek pada tahun 2020 yang diikuti oleh 2.136 PTN/PTS non-vokasi se-Indonesia. Sedangkan pada level internasional, berdasarkan perankingan Scimago Institution Ranking tahun 2021 Unram menempati posisi ke-30 di Indonesia.

Selanjutnya, dalam sambutannya mewakili Gubernur NTB, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. L. Gita Hariadi, M.M.,  menuturkan Unram mampu mecetak lulusan-lulusan yang berkualitas dan dapat terjun langsung di dunia kerja. Selain itu, pemerintah provinsi berharap di masa mendatang dapat bersinergi secara utuh bersama Unram dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di daerah.

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo secara vitual memberikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat Dies Natalis ke-59 untuk Unram. Ia menuturkan bahwa kampus dituntut selalu adaptif dan mampu berselancar dengan lincah di tengah perubahan. Unram harus bisa menjadi jembatan kemajuan dengan membangun gagasan untuk bertransformasi bagi kesejahteraan NTB. Unram, diharapkan menjadi tempat yang nyaman dalam belajar dan pembentukan karakter yang tangguh dan cinta tanah air, bangsa, dan negara.

Menteri Sekretaris Negara RI, Prof. Dr. Drs. Pratikno, M.Soc., SE., yang juga berkesempatan memberikan sambutan secara virtual menuturkan bahwa semua orang dan institusi, baik itu setiap individu maupun perguruan tinggi pasti memiliki kecenderungan untuk degenerasi. Sepatutnya harus melakukan regenerasi dengan upaya keras dalam meremajakan diri di berbagai bidang.

Sementara itu, dalam sambutannya Menteri Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., menyebutkan bahwa Unram telah berkolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah dan mitra usaha dunia kerja dan industri untuk mengimplemetasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kolaborasi ini harapannya bisa menjadi langkah awal dari berbagai inovasi yang akan dihadirkan oleh civitas akademika Unram.

Rapat Terbuka Senat ini juga menggelar peluncuran atau launching Kartu Anggota IKA Universitas Mataram. Penyerahan secara simbolis oleh rektor Universitas Mataram kepada Wakil ketua IKA Unram dan disaksikan oleh direktur dana dan jasa PT Bank NTB Syariah. Selain itu, Unram juga meluncurkan Buku Untaian Pemikiran Guru Besar Universitas Mataram. Dosen-dosen yang telah menyelesaikan studi S3 di Univeristas dalam maupun luar negeri juga mendapatkan piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Rektor dan didampingi oleh Ketua Senat Universitas Mataram.